Tradisi Selikuran Tanda Syukur Warga Kalurahan Grogol

W!narto 27 Maret 2026 13:07:31 WIB

Grogol (Sida Samekta, 9 Maret 2026). Tradisi Selikuran kembali dilaksanakan oleh masyarakat di Kalurahan Grogol, Senin 9 Maret 2026. Hal ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur karena telah diberikan kelancaran dalam mejalankan ibadah puasa Ramadhan hingga sampai 2/3 bulan atau 20 hari.

Masyarakat melaksanakan tasyakuran Selikuran di Balai Padukuhan masing-masing dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat ataupun Dukuh dan diikrarkan bersama do’a yang dipimpin oleh rois setempat. Warga membawa nasi berkat lengkap dengan lauk pauknya kemudian dijadikan satu. Lauk yang beragam dicampur jadi satu kemudian dibagi kembali dan dibawa pulang untuk buka puasa. Sebagian besar Selikuran dilaksanakan pada sore hari bakda Ashar namun ada juga yang melaksanakan pada malam hari (malem selikur) dilanjutkan acara makan bersama.

Selikuran kali ini juga wujud syukur atas rejeki panen padi maupun jagung yang hasilnya cukup baik meningkat dari tahun kemarin. Semoga tradisi Selikuran makin menambah keberkahan terhadap pahala puasa dan juga panen yang melimpah (TIM_SID).

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung