Berbagai Jenis Ular ‘Dilepaskan’ di Balai Kalurahan Grogol

W!narto 27 Maret 2026 04:29:30 WIB

Grogol (Sida Samekta, 27 Januari 2026). “Masyarakat harus waspada terhadap ular tapi tidak perlu takut jika rumahnya di datangi ular karena tidak semua ular berbisa sehingga tidak perlu dibunuh, cukup dikembalikan ke habitatnya”, himbauan ini disampaikan oleh ketua pecinta ular KATANYAPALA wilayah DIY dalam pelatihan Menghadapi Ular dan Pertolongan Pertama Terhadap Gigitan Ular yang diselenggarakan di Balai Kalurahan Grogol, Selasa 27 Januari 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa UNS yang melaksanakan KKN di Kalurahan Grogol yang mengundang peserta dari berbagai unsur diantaranya Kelompok Tani, Kader, RT, RW serta Pamong dengan maksud memberikan edukasi pengetahuan penanganan terhadap gangguan ular. Sebagai narasumber diundang komunitas KATANYAPALA DIY yang beralamat di Ngangkruk, Sriten, Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul. Berbagai jenis ular dibawa dan diperkenalkan kepada peserta mulai dari jenis ular tidak berbisa, berbisa rendah, berbisa sedang dan berbisa tinggi. Satu persatu ular dilepaskan diteruskan dengan praktik cara penanganannya dengan peralatan yang sederhana seperti sapu, karung dan lain-lain yang mudah ditemukan di rumah.

Untuk jenis ular berbisa harus dilakukan penanganan secara khusus dan harus memiliki keberanian, dan peralatan yang mendukung termasuk harus memakai kacamata agar semburan bisa ular tidak mengenai mata (TIM_SID).

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 

Pencarian

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Pengunjung