Kalurahan Grogol Mendapatkan Program Pengembangan Kebudayaan dari UGM

W!narto 14 Mei 2025 05:19:25 WIB

Grogol (Sida Samekta, 3 Mei 2025). Kalurahan Grogol berkesempatan mendapatkan program pengembangan rintisan Kalurahan budaya oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Hal ini terlaksana setelah proposal yang disampaikan disetujui untuk dilakukan kerjasama pendampingan kegiatan. Kalurahan Grogol sudah menyandang status Rintisan Kalurahan Budaya di tahun 2024 harapannya bisa ditingkatkan hingga menjadi Kalurahan Mandiri Budaya di tahun 2028.

Dan pada hari Sabtu, 3 Mei 2025 Tim Pengabdian Masyarakat UGM berkunjung ke Balai Kalurahan Grogol untuk menyampaikan sosialisasi program kegiatan. Tim yang terdiri dari 3 dosen yakni Dr. Rina Widiastuti, S.S., M.A program studi D4 Bisnis Perjalanan Wisata; Faizatush Sholikhah, S.Sos., M.A, program studi D4 Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi; dan Erlyna Nour Arrofiqoh, S.T., M.Eng., didampingi 6 mahasiswa dari 3 program studi tersebut menyempatkan hadir dan memaparkan program kegiatan yang akan dilaksanakan selama  6 bulan kedepan sejak Mei hingga Oktober 2025.

Acara sosialisasi dihadiri oleh Lurah dan Pamong, Pengurus Pelestari Budaya, Perwakilan RT/RW serta Pelaku Seni dan Budaya. Lurah Grogol, Latip Wahyudi menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim dosen UGM dengan harapan Kebudayaan bisa berbarengan dengan wisata dan keduanya bisa berkembang bersama di Kalurahan Grogol. Dr. Rina Widiastuti, S.S., M.A selaku ketua tim memaparkan rencana kegiatannya antara lain penyusunan masterplan rintisan kalurahan budaya, pembentukan sanggar budaya, pelatihan bahasa jawa, pelatihan berkain dan festival jawa.

Hal-hal yang menjadi dasar untuk dilakukannya pendampingan di Kalurahan Rintisan Budaya Grogol antara lain dikarenakan produk seni dan budaya belum dikelola secara professional, kurangnya regenerasi pelaku seni dan budaya, tidak adanya event seni dan budaya yang terjadwal secara pasti, tidak adanya pengemasan produk seni dan budaya yang bisa menghasilkan keuntungan finansial serta kurangnya keterlibatan masyarakat dalam pelestarian seni dan budaya yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Kekurangan-kekurangan semoga bisa terbantu teratasi dengan adanya pendampingan Tim Pengabdian Masyarakat UGM (TIM_SID).

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini

  • ;-- #...baca selengkapnya
    28 Maret 2025 11:35:01 WIB
  • suprihatin
    saya warga boyolali mau ikut pelatihan ecoprint ap...baca selengkapnya
    21 September 2024 19:58:17 WIB
  • Ibnu H
    Innaalillaahi wa Innaa illaihi roojiuun ...baca selengkapnya
    22 November 2021 06:53:40 WIB
  • Rina
    Mari sukseskan Pilur Grogol 2021. BERSATU UNTUK ME...baca selengkapnya
    18 Agustus 2021 07:50:17 WIB
  • griya ilmu
    semua nyaman karna kesadaran dari semua warga...te...baca selengkapnya
    24 Februari 2021 12:48:56 WIB
  • griya ilmu
    akan menjadi contoh hajatan hajatan selanjutnya di...baca selengkapnya
    24 Februari 2021 12:47:31 WIB
  • Sri puji lestari
    Kalau belum pernah dapat bantuan covid sama sekalu...baca selengkapnya
    29 Januari 2021 16:50:04 WIB
  • Suparman
    Progman bantuan rumah bagus. Masih banyak yang be...baca selengkapnya
    16 Desember 2020 23:05:36 WIB
  • Winarto
    Sangat membantu warga. ACT bersama Bu Dukuh... man...baca selengkapnya
    19 Oktober 2019 03:44:38 WIB
  • Nor
    Jozzz...baca selengkapnya
    24 Agustus 2017 10:54:05 WIB
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial